Sabtu, 29 Oktober 2016

PENGANTAR GEOFISIKA





       A. PENGERTIAN GEOFISIKA
Pengertian Geofisika adalah Ilmu yang mempelajari sifat-sifat fisis
bumi,seperti bentuk bumi,reaksi terhadap gaya,serta medan potensial bumi(medan
magnet dan gravitasi).geofisika juga menyelidiki interior bumi seperti
inti,mantel bumi,dan kulit bumi serta kandungan-kandungan alaminya. Geofisika adalah bagian dari ilmu bumi yang mempelajari bumi menggunakan kaidah atau prinsip-prinsip fisika. Di dalamnya termasuk juga meteorologi, elektrisitas atmosferis dan fisika ionosfer. Penelitian geofisika untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan bumi melibatkan pengukuran di atas permukaan bumi dari parameter-parameter fisika yang dimiliki oleh batuan di dalam bumi. Dari pengukuran ini dapat ditafsirkan bagaimana sifat-sifat dan kondisi di bawah permukaan bumi baik itu secara vertikal maupun horisontal.
 Dalam skala yang berbeda, metode geofisika dapat diterapkan secara global yaitu untuk menentukan struktur bumi, secara lokal yaitu untuk eksplorasi mineral dan pertambangan termasuk minyak bumi dan dalam skala kecil yaitu untuk aplikasi geoteknik (penentuan pondasi bangunan dll).
Geofisika berasal dari kata geo, yang artinya bumi, dan fisika. Dan akar keilmuannya sendiri, geo berasal dari kata geologi. Jadi, geofisika ialah ilmu yang menerapkan prinsip – prinsip fisika untuk mengetahui dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan bumi, atau dapat pula diartikan mempelajari bumi menggunakan prinsip – prinsip fisika. Karena perkembangannya yang sangat cepat, batas yang jelas antara geologi, fisika , dan geofisika menjadi semakin kabur. Sebagaian orang mengganggap geofisika sebagian bagian dari geologi, sementara yang lain mengganggap geofisika sebagian dari geologi, sementara yang lain menganggapnya sebagai bagian dari ilmu fisika.

 B. METODE-METODE GEOFISIKA
            Secara umum, metode geofisika dibagi menjadi dua kategori yaitu metode pasif dan aktif. Metode pasif dilakukan dengan mengukur medan alami yang dipancarkan oleh bumi. Metode aktif dilakukan dengan membuat medan gangguan kemudian mengukur respons yang dilakukan oleh bumi. Medan alami yang dimaksud disini misalnya radiasi gelombang gempa bumi, medan gravitasi bumi, medan magnetik bumi, medan listrik dan elektromagnetik bumi serta radiasi radioaktifitas bumi. Medan buatan dapat berupa ledakan dinamit, pemberian arus listrik ke dalam tanah, pengiriman sinyal radar dan lain sebagainya.
Bumi sebagai tempat tinggal manusia secara alami menyediakan sumber daya alam yang berlimpah. Kekayaan sumber daya alam Indonesia sangat melimpah, sehingga kita sebagai generasi penerus bangsa harus berupaya untuk dapat memanfaatkan sumber daya yang ada tersebut untuk kesejahteraan bangsa. Keterbatasan ilmu untuk mengolah sumberdaya alam tersebut memang menjadi kendala bagi kita untukmelakukan eksplorasi terhadap kekayaan alam yang kita miliki tersebut. Sehingga kita merasa perlu untuk mempelajari cara atau metode untuk mengungkap suatu informasi yang terdapat di dalam perut bumi. Salah satu cara atau metode untuk memperoleh informasi tersebut adalah dengan menggunakan metode survei geofisika. Survei geofisika yang sering dilakukan selama ini antara lain metode geolistrik, metode seismic,metode gpr, metode gravity, metode magnetic.





   C. MANFAAT GEOFISIKA DALAM KEHIDUPAN
      a.    Bidang Kehutanan
Bidang kehutanan berkenaan dengan pengelolaan hutan untuk kayu termasuk perencanaan pengambilan hasil kayu, pengelolaan,pemantauan penebangan dan penghutanan kembali.
     b.    Bidang Penggunaan Lahan
Inventarisasi penggunaan lahan penting dilakukan untuk mengetahui apakah pemetaannlahan yang dilakukan oleh aktivitas manusia sesuai dengan potensi ataupun daya dukungnya.
    c.    Bidang Pembuatan Peta
Peta citra mempunyai keunggulan informasi terhadap peta biasa. Hal ini disebabkan karena citra merupakan gambaran nyata di permukaan bumi, sedangkan peta biasa dibuat berdasarkan generalisasi dan seleksi bentang alam ataupun buatan manusia. Contohnya peta dasar dan peta tanah.
   d.   Bidang Oseanografi (Seasat)
Manfaat penginderaan jauh di bidang oseanografi (kelautan) adalah sebagai berikut.
       1)      Mengamati sifat fisis laut, seperti suhu permukaan, arus permukaan, dan salinitas sinar tampak (0-200 m).
         2)      Mengamati pasang surut dan gelombang laut (tinggi, arah, dan frekwensi).
         3)      Mencari lokasi upwelling, singking dan distribusi suhu permukaan.
         4)      Melakukan studi perubahan pantai, erosi, dan sedimentasi (LANDSAT dan SPOT).
   e.    Bidang Hidrologi (Landsat/Ers, Spot)
Manfaat penginderaan jauh di bidang hidrologi adalah sebagai berikut.
         1)      Pemantauan daerah aliran sungai dan konservasi sungai.
         2)      Pemetaan sungai dan studi sedimentasi sungai.
         3)      Pemantauan luas daerah intensitas banjir.  



         sumber : Djoko Susanto-Pengantar teknik geofisika,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB 1 GEOLOGI DAN BUMI

GEOLOGI DAN BUMI Oleh A FAHRUL ROZI 471415017 Dosen Pengampuh Intan Noviantari Manyoe, S.Si., M.T PROGRAM STUDI TEKN...